Tampilkan postingan dengan label Web Developer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web Developer. Tampilkan semua postingan

Mengenal WAMP Server

2
com


WampServer merupakan paket Instalasi all-in-one yang terdiri dari Windows Apache, MySQL, dan PHP yang sudah saling terintegrasi, karena ke-3 komponen ini mutlak harus tersedia sebelum kita melakukan instalasi joomla 1.5.  WampServer bisa di download di sini, saya menggunakan WampServer versi 2.0 dalam paket ini telah terseintegrasi Apache 2.2.8, MySQL 5.0.51b dan PHP 5.2.6.
Sebelum melakukan instalasi WampServer pastikan di komputer anda tidak terinstal web-server lain seperti IIS agar tidak terjadi konflik dengan web-server apache, secara default memang IIS tidak diaktifkan tetapi tidak ada salahnya jika anda melakukan pengecekan.  Untuk windows XP bisa diperiksa melalui Control Panel --> Add or Remove Programs --> Add/Remove Windows Components --> Internet Information Services (IIS), bila terdapat tanda centang hilangkan.  Untuk Windows Vista / Windows 7 bisa dilakukan pengecekan melalui Control Panel --> Programs --> Turns Windows Features On or Off --> Internet Information Services, bila terdapat tanda centang hilangkan.
Selanjutnya setelah WampServer berhasil di download anda tinggal mengklik file WampServer2.0c.exe akan ditampilkan peringatan bahwa versi ini tidak dapat melakukan upgrade dari versi sebelumnya, jika anda pernah melakukan instalasi versi yang lebih tua, silahkan di uninstall terlebih dahulu sebelum melanjutkan instalasi WampServer versi 2.0.  Lokasi default tempat penyimpanan file mengarah ke C:\wamp anda boleh merubahnya, selanjutnya akan diminta untuk menentukan browser default cukup [ENTER] saja.  Saat instalasi, WampServer akan mengaktifkan port 80 agar browser dapat berfungsi, secara default windows, biasanya port ini sudah terbuka, tetapi jika Firewall windows anda memblock port ini anda tinggal klik tombol unblock saat Instalasi WampServer agar web-server apache bisa menjalankan tugasnya.  Selanjutnya anda akan ditanya SMTP dan Email yang digunakan admin, gunanya jika script PHP mengalami permasalahan, informasi kesalahan akan dikirim melalui SMTP server ke alamat email yang telah anda tentukan, anda bisa mengabaikan pilihan ini dan klik tombol Next untuk melanjutkan.  Setelah selesai jalankan WampServer dan akan ada icon WampServer seperti speedometer pada taskbar, klik icon ini dan anda bisa melihat satus WampServer anda, web-server apache, PHP dan MySQL dapat dijalankan atau dihentikan dari menu ini dengan mengklik tombol put online/put offline.
Untuk melihat hasil instalasi ini sudah berhasil atau tidak, jalankan browser Internet Explorer (IE) dan masukan alamat http://localhost seharusnya akan tampil halaman informasi mengenai konfigurasi server anda, akan terlihat modul MySQL, XML dan zlib sudah terinstal sebagai modul yang mutlak dibutuhkan oleh joomla 1.5.
Sebelum menginstal joomla 1.5 perlu dilakukan konfigurasi MySQL yang merupakan data base server.  Secara default hak akses tertinggi dimiliki oleh user “root” dengan password “blank” sudah seharusnya anda memberikan password pada account ini, caranya klik icon WampServer pada task bar dan klik phpMyAdmin.  Pada halaman phpMyAdmin klik menu “Privilages” akan terlihat user root pada localhost belum memiliki password, klik tombol “Edit Privilages” kemudian “change password” lalu masukkan password baru untuk user “root” dan klik tombol “Go” akan terlihat pesan “the password for ‘root’@localhost’ was changed successfully”.  Setelah changes password berhasil anda tidak akan bisa lagi mengklik menu apapun dari phpMyAdmin untuk itu anda harus merubah konfigurasi phpMyAdmin dengan cara buka file config.inc.php yang berada pada c:\wamp\apps\phpmyadmin2.11.6 dengan menggunakan notepad atau wordpad cari baris :
$cfg['Servers'][$i]['password'] = '';
Masukkan password anda pada baris ini sesuai password yg telah anda input sebelumnya pada menu phpMyAdmin --> privileges, sehingga baris tersebut menjadi
$cfg['Servers'][$i]['password'] = 'instrumen';
“instrumen” --> password yang saya gunakan.
Kini seharusnya anda sudah bisa menjalankan kembali phpMyAdmin anda, klik menu privileges untuk melihat perubahan jika masih mendapatkan pesan error klik menu ‘reload privilages’........ Joomla 1.5 siap untuk diinstall.

Tutorial Dasar Joomla dan WAMP Server

0
com

Sahabat semua, berhubung di kantorku lagi ada proyek untuk online reporting, saya disuruh buat project website intranet. Setelah nyari referensi akhirnya saya milih menggunakan CMS Joomla. Agar bisa berbagi dengan rekan, saya posting juga tentang Joomla berikut jenis server local yang saya gunakan. Semoga Bermanfaat Rekan.... 

Joomla sebagai salah satu Content Management Systtem (CMS) yang biasa digunakan sebagai bahan pembangun blog atau weblog, mulai dari yang sederhana hingga website yang sangat kompleks seperti halnya WordPress, Drupal, PHP-Nuke, XOOPS dan masih banyak lagi yang lainnya.


Joomla sebagai suatu Open Source CMS merupakan produk yang memiliki fitur yang sudah lengkap, stabil, dapat diandalkan dan biasanya dibuat dari server side script yang berlisensi open source juga.


Untuk membuat suatu CMS dibutuhkan tool dan script tertentu. Berikut ini tool dan script yang berjalan di bawah sistem operasi Window:
  • Web Browser (Fire Fox)
  • Web Server (Apache)
  • Database Server (MySQL)
  • Script Engine (PHP)
  • Script Editor (Dreamweaver)
  • Software Upload (WS FTP Pro)
  • CMS Script (Joomla Server)

Joomla merupakan pengembangan dari open source project Mambo, yang dulu sering disebut sebagai Mambo Open Source atau MOS. Joomla kini hadir dengan versi baru yang jauh berbeda dengan Joomla versi 1.0. Joomla yang baru tersebut diberi nama Joomla 1.5 yang sampai saat ini telah mencapai versi 1.5.10.

Ok, lanjut... Ada baiknya kalo kita mengenal lebih dulu struktur file penting yang terletak di root direktori server Joomla, yaitu :
  • index.php, merupakan file utama untuk menampilkan halaman web Joomla. Beberapa pengaturan joomla terdapat pada file ini. Jika kita mengakses file ini, berarti kita membuka halaman depan website Joomla.
  • configuration.php, merupakan file yang terbentuk saat kita melakukan proses instalasi Joomla. Pada file ini terdapat pengaturan untuk koneksi ke database, dan pengaturan penting lainnya. Jika file ini rusak, website Joomla tidak akan berfungsi.
  • copyright.php, file ini berisi tentang hak cipta website CMS Joomla, walaupun sebenarnya lebih tepat disebut copyleft.
  • license.php, file ini berisi informasi tentang lisensi website CMS Joomla.
  • mainbody.php, ini merupakan file pendukung yang sangat penting dalam mengatur tampilan berita di website Joomla.
  • pathway.php, sebuah file yang berfungsi untuk menggambarkan urutan proses aplikasi yang ada di Joomla.

Berikut ini adalah struktur direktori Joomla, yang terdiri dari :
  • Administrator, ini merupakan direktori khusus administrator untuk keperluan pengelolaan website Joomla. Mulai dari proses instalasi modul, komponen, mambot, bahasa sampai dengan proses manitenance web secara keseluruhan.
  • Cache, sebuah direktori khusus yang berfungsi untuk menyimpan data sementara di komputer pengguna, tujuannya adalah mempercepat proses loading web jika dibuka pada waktu lain. Fungsinya sama dengan memori komputer.
  • Components, merupakan direktori tempat menyimpan seluruh komponen yang terinstall di website Joomla.
  • Editor, sebuah direktori khusus untuk menyimpan berbagai editor yang diinstall pada website Joomla.
  • Help, sebuah direktori khusus untuk menampilkan bantuan jika kita menemukan kendala dalam menggunakan Joomla.
  • Images, adalah direktori tempat menampung file-file gambar guna keperluan website Joomla.
  • Includes, ini merupakan direktori pendukung bagi aplikasi Joomla yang lain.
  • Instalation, direktori yang digunakan dalam proses instalasi website Joomla. Jika proses instalasi selesai, direktori ini sebaiknya dihapus untuk pertimbangan keamanan web di masa datang.
  • Language, sebuah direktori khusus untuk menampung jenis-jenis bahasa yang dapat digunakan di website Joomla. Sehingga kita bisa membuat sebuah website yang multi bahasa.
  • Mambots, sebuah direktori untuk menampung tool tambahan dari Joomla. Misalnya, mos images, mos pagebreak, dan lain-lain.
  • Media, sebuah direktori yang diperuntukkan untuk menyimpan dan meng-upload file ke dalam website Joomla, baik file gambar maupun teks.
  • Modules, tempat menyimpan modul-modul yang terinstal di website Joomla.
  • Templates, tempat menyimpan semua template yang terinstal di website Joomla.

Berikut adalah istilah penting pada Joomla, antara lain :
  • Module, adalah bagian unit fungsi dari Joomla yang berguna untuk menampilkan fitur-fitur utama Joomla serta menampilkan beberapa komponen terkait. Secara default, Joomla menyediakan beberapa modul, seperti :
    • Component, adalah sebuah aplikasi yang menambah nilai guna Joomla. Sebuah component mempunyai konfigurasi di bagian jendela administrasinya. Misalnya komponen weblink, contact form, polling dan lain sebagainya.
    • Mambots, sebuah unit fungsi Joomla yang disisipkan untuk memanipulasi ataupun menterjemahkan konten yang diproses sebelum ditampilkan. Seperti Mambots Editor, Mos Image, dan lain sebagainya.
    • Template, sebuah aplikasi yang berfungsi untuk mengatur tampilan website Joomla secara keseluruhan. Template ini mirip dengan istilah Theme di WordPress. Pada template ini diatur sedemikian rupa sehingga website dapat tampil sesuai keinginan kita.
    • Content, msemua berita/artikel/module/komponen yang terdapat dalam website secara keseluruhan.

Berikut adalah aplikasi pendukung Joomla, antara lain :
  • Aplikasi PHP, aplikasi PHP mutlak diperlukan karena Joomla sendiri dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP. Aplikasi PHP ini dapat kamu download di website resminya, www.php.net atau langsung ke http://www.php.net/downloads.php.
  • Web Server Apache, karena Joomla menggunakan bahasa pemrograman PHP, diperlukan sebuah server untuk mendukung aplikasi tersebut. PHP adalah bahasa pemrograman web yang bersifat server side. Aplikasi server yang dibutuhkan oleh Joomla adalah Apache. Silahkan download di www.apache.org atau langsung ke http://httpd.apache.org/download.cgi.
  • Database MySQL, yang merupakan pilihan Joomla tempat menyimpan seluruh content web. MySQL merupakan Relational Database Management System yang berlisensi GNU/GPL dan dapat di download secara gratis di www.mysql.som. Sedangkan link downloadnya atau di http://dev.mysql.com.

Untuk mempermudahnya daripada mendownload satu per satu aplikasi di atas semua yang diperlukan, saat ini banyak juga beredar software yang bersifat multi aplikasi, artinya dengan sekali instal, ketiga aplikasi yang diperlukan di atas langsung terinstal dan terkonfigurasi dengan baik. Aplikasinya adalah WAMP (Window Apache Mysql dan PHP) yang bisa didownload di www.wampserver.com. Ok, sampai ketemu dipostingan berikutnya tentang Instalasi WAMPSERVER secara offline, untuk menginstal CMS Joomla pada komputer sendiri dan tidak terhubung dengan internet, bisa disebut juga localhost.